Peluhmu, sumber kehidupanku
Aku terlahir
Dari rahim ibuku
Aku besar
Dari peluh ayahku
Aku rindu
Belaian kasih nan lembut itu
Disini hanya ada ibu
Dimanakah ayahku?
Laki-laki gagah yang dulu sangat menyayangiku
Selalu rela tidak makan hanya untuk aku
Selalu khawatir ketika badanku panas
Selalu menuruti kemauanku yang kadang suka tidak masuk akal
Dan masih banyak lagi
Anak kecil ini merindukanmu
Cepatlah pulang
Sudah sebulan kita tak berjumpa
Mungkin kali ini,
Badanku panas lagi
Karena terlalu rindu padamu ayah
Cepatlah pulang
Jangan berlama-lama mencari uang
Karena disini
Aku juga butuh kasih sayang
Maafkan aku ayah
Maafkan sifat manjaku yang keterlaluan ini
Maafkan aku yang sering nakal
Maafkan aku yang suka membuatmu marah
Sekarang, pulanglah
Kutunggu engkau dirumah
Dirumah kecil yang tak megah
Ayah...
Aku janji tak akan nakal lagi
Aku akan nurut apa kata ibu
Aku tak akan membuat ayah kesal karenaku
Sungguh,
Rindu ini semakin dalam
Ingin menatap wajahmu yang menyejukkan
Aku berdoa
Semoga segala peluhmu
Menjadikanku
Berlian yang kau banggakan kelak.
Nganjuk, 25 Desember 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen yahh :)