RESENSI BUKU
Strategi Belajar Mengajar Di Kelas Karya Nur Hamiyah, S.Pd. dan Mohammad
Jauhar, S.Pd.
JUDUL RESENSI :
Strategi Jitu Pendongkrak
Efektivitas Pembelajaran di kelas
DATA BUKU :
Judul Buku : Strategi Belajar-Mengajar Di Kelas
Penulis : Nur Hamiyah, S.Pd. dan Muhammad Jauhar, S.Pd.
Editor : Muhammad Jauhar, S.Pd.
Penerbit : Prestasi Pustaka Raya
Tahun Terbit : Juli 2014
Tebal Buku : X + 294 halaman
Harga Buku : Rp 39.000
Ukuran : 14cm x 20,5cm
Kategori : Pendidikan, Perguruan Tinggi, Umum
ISBN : 978-602-256-027-2
Penulis : Nur Hamiyah, S.Pd. dan Muhammad Jauhar, S.Pd.
Editor : Muhammad Jauhar, S.Pd.
Penerbit : Prestasi Pustaka Raya
Tahun Terbit : Juli 2014
Tebal Buku : X + 294 halaman
Harga Buku : Rp 39.000
Ukuran : 14cm x 20,5cm
Kategori : Pendidikan, Perguruan Tinggi, Umum
ISBN : 978-602-256-027-2
Identitas
Peresensi : Binti Riska Nur Astuti,
Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri,
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri,
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
PENDAHULUAN
Biografi :
Buku Strategi Belajar-Mengajar Di
Kelas ini ditulis oleh Nur Hamiyah, S.Pd. dan Muhammad Jauhar, S.Pd. Namun, di
dalam buku ini tidak ditulis lebih rinci mengenai biografi penulis ataupun
sedikit ulasanpun tentang penulis. Dalam referensi internet juga tidak di
temukan.
Tujuan :
Buku Strategi
Belajar-Mengajar Di Kelas yang di tulis oleh Nur Hamiyah, S.Pd. dan Muhammad
Jauhar, S.Pd ini, bertujuan untuk mengajak pembaca agar mengetahui bagaimana
konsep belajar-mengajar secara keseluruhan yang dimulai dari pemilihan
pendekatan, strategi, metode, teknik, dan model pembelajaran yang efektif dan
efisien di kelas serta bagaimana mengaplikasikan perencanaan dan asesmen
pelajaran, bagaimana cara membuat dan menyusunnya serta hal-hal apa saja yang
membuat proses belajar-mengajar menjadi berhasil.
Pendidikan
berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa dan martabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan
mengembangkan potensi peserta didik yang disertai dengan karakter yang baik.
Dalam usaha mencapai tujuan mulia tersebut, seorang pendidik yang berkualitas
sangat dibutuhkan, sehingga pola pembelajaran yang diajarkan dalam proses
belajar-mengajar harus mampu mengarahkan peserta didik agar menjadi generasi
muda seperti yang kita harapkan, serta sesuai dengan tujuan dan cita-cita
bangsa yang luhur.
Dalam buku
strategi belajar-mengajar di kelas ini juga menekankan bahwa, sebagai seorang
pendidik yang berkualitas, guru tidak hanya cukup menyampaikan materi pelajaran
semata, tetapi guru juga harus pandai menciptakan suasana belajar yang baik dan
menyenangkan, serta juga mempertimbangkan pemakaian metode dan strategi dalam
belajar-mengajar yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan diajarkan dan
sesuai pula dengan keadaan anak didik serta kondisi kelas.
Peran penting
seorang guru di dalam pembelajaran tak lepas pula dengan keberadaan siswa. Guru
dan siswa merupakan dua faktor yang sangat penting dan saling berkaitan. Kegiatan
belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kegiatan mengajar guru, karena dalam
proses pembelajaran guru tetap mempunyai suatu peran yang sangat penting dalam
memberikan ilmu terhadap anak didiknya. Maka dari itu, keaktifan siswa dalam
proses belajar-mengajar di dalam kelas sangatlah penting. Hal tersebut tentunya
tercipta karena motivasi yang timbul pada pribadi siswa. Motivasi belajar
memegang peranan yang sangat penting dalam memberikan gairah, semangat dan rasa
senang dalam belajar. Sehingga siswa yang mempunyai motivasi belajar yang
tinggi akan mempunyai semangat yang besar untuk melaksanakan kegiatan belajar
tersebut.
Untuk
menciptakan keberhasilan dalam pembelajaran di kelas dapat diwujudkan melalui
sebuah perancanaan yang matang dan didukung dengan kemampuan seorang pendidik
dalam mengaplikasikan perencanaan tersebut, disertai dengan kemampuan awal siswa
agar memperoleh perubahan dalam diri mereka atas stimulasi lingkungan dan
proses mental sehingga pengetahuan dan wawasannya semakin bertambah.
Dengan
demikian, buku ini dapat digunakan sebagai referensi yang baik bagi guru pada
khususnya dan bagi semua pembaca pada umumnya. Diharapkan setelah membaca buku
ini para guru dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar,
serta dapat mengimplementasikan pembelajaran yang sesuai dengan standar pendidikan
dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah sehingga salah satu permasalahan
pendidikan yaitu lemahnya pembelajaran dapat diatasi.
Membandingkan buku resensi dengan buku lain yang sejenis :
Perbandingan
dengan buku yang sejenis ini, saya memilih sebuah buku yang ditulis oleh Drs.
Syaiful Bahri Djamarah, M.Ag dan Drs. Aswan Zain dengan judul Strategi Belajar Mengajar yang di
terbitkan oleh Rineka Cipta. Jika melihat dari segi isi, kedua buku ini jelas
berbeda. Namun, pasti tetap ada perbedaan dalam segi lainnya.
Dari
hasil membaca saya, bahasa yang digunakan dalam buku yang ditulis oleh Drs.
Syaiful Bahri Djamarah, M.Ag dan Drs. Aswan Zain, menggunakan bahasa yang
ilmiah dan lebih baku dalam setiap penyusunan kalimatnya. Sedangkan buku yang
saya resensi ini, bahasa yang digunakan merupakan bahasa populer atau yang
lebih mudah dipahami.
Selain
itu dalam buku Strategi Belajar-Mengajar
Di Kelas yang saya resensi ini, tidak terdapat pendahuluan di awal
pembahasan, melainkan langsung masuk ke dalam bab-bab yang menyangkut isi buku.
Sedangkan dalam buku yang ditulis oleh Drs. Syaiful Bahri Djamarah, M.Ag dan
Drs. Aswan Zain ini, terdapat pendahuluan di awal pembahasan. Sehingga
memudahkan pembaca untuk memahami konsep awal dari buku tersebut.
Perbedaan
lainnya dari segi sasaran pembaca, dalam buku yang ditulis oleh Drs. Syaiful
Bahri Djamarah, M.Ag dan Drs. Aswan Zain, secara khusus penerbitan buku ini
dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan para mahasiswa pendidikan (tarbiyah) akan
buku teks. Bermanfaat juga bagi para guru/dosen maupun masyarakat umum. Namun
dalam buku yang saya resensi ini, penerbitan buku lebih dikhususkan untuk para
pendidik, dan semua pembaca pada umumnya.
Ke khas-an buku :
Ciri khas
yang terdapat dalam buku ini terletak pada kalimat-kalimat unik atau seperti
yang dikenal oleh masyarakat luas yaitu “Pepatah” yang banyak dituliskan oleh
penulis di sela-sela penjelasan mengenai sub bab dalam isi buku. Seperti
contoh, pada halaman 24 yang tertulis jelas sebuah pepatah yaitu mengungkapkan
bahwa : Saya dengar, saya lupa. Saya lihat, saya tahu. Saya kerjakan, saya
mengerti. Pepatah ini mempunyai arti bahwa sesuatu yang hanya kita dengar saja,
maka akan sangat mudah kita lupakan. Dan sesuatu yang kita lihat, maka kita
akan tahu namun kemungkinan kecil kita akan mengerti. Kita akan mengerti, baru
setelah kita mengerjakannya secara nyata atau langsung. Makna yang terkandung
di dalam kalimat tersebut sangatlah dalam, kaitannya di dalam sebuah
pembelajaran memang seorang siswa akan benar-benar mengerti tentang sebuah
materi yang diajarkan dan semakin tinggi pula pengetahuannya tidak cukup hanya
dengan penjelasan guru semata, melainkan harus sering-sering berlatih untuk
menggali kemampuannya sendiri secara bertahap.
Selain itu
juga penggunaan istilah asing, terutama bahasa inggris sangat banyak diungkapkan
dalam setiap kata tertentu atau bahkan kalimat tertentu. Penggunaan kata-kata
yang berbahasa inggris tersebut tidak hanya dituliskan begitu saja, namun
disertai dengan arti katanya dalam bahasa Indonesia, sehingga memudahkan
pembaca untuk memahaminya tanpa susah payah mencari arti setiap kata dalam
kamus.
Tema :
Tema
yang tekandung di dalam buku Strategi
Belajar-Mengajar Di Kelas ini adalah tentang pendidikan. Penulis mempunyai
maksud dalam menulis buku ini, agar pendidikan yang ada saat ini semakin
berkualitas lagi dalam mengembangkan watak serta peradaban bangsa dan martabat
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan sangat penting untuk
membentuk moral bangsa serta kepribadian bangsa. Bangsa yang berkualitas,
dimulai dari bagaimana masyarakat yang ada dalam bangsa tersebut. Dan memang
benar bahwa pendidikan itu tidak ada batasannya.
Kesan buku :
Setelah
membaca buku ini, banyak hal yang saya peroleh. Penjabaran isi yang diungkapakn
dalam buku ini sangat runtut. Sehingga informasi yang diperoleh berurutan dan
memudahkan saya dalam memahami tujuan penulisan buku ini. Ilmu dan pengetahuan
mengenai strategi belajar-mengajar di kelas dikupas secara keseluruhan dalam
buku ini. selain itu, juga mengarahkan kita untuk memahami permasalahan-permasalahan
yang berkaitan dengan belajar dan mengajar di kelas serta menyuguhkan
solusi-solusi berupa strategi-strategi yang mudah untuk diterapkan ketika
proses belajar-mengajar berlangsung.
Melihat
sekilas dari sampul belakang buku inipun sudah memberikan gambaran, bahwa isi
buku ini sangat menarik untuk dibaca, apalagi bagi mereka yang berkecimpung di
dunia pendidikan. Sinopsis atau penjelasan singkat yang diletakkan di sampul
belakang buku ini memang cukup menarik untuk mengundang minat pembaca.
Kesan dalam
buku ini yang paling menonjol adalah tentang pentingnya pendidikan. Dan ajakan
bagi seorang guru untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengajar,
serta dapat mengimplementasikan pembelajaran yang sesuai dengan standar pendidikan
dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah sehingga mewujudkan pembelajaran
yang berhasil.
TUBUH RESENSI
Sinopsis :
Pembahasan
awal dalam buku ini adalah tentang belajar dan mengajar. Belajar merupakan
kegiatan paling pokok dalam proses belajar-mengajar manusia, terutama dalam
pencapaian tujuan institusional suatu lembaga pendidikan atau sekolah. Belajar
merupakan proses perubahan dalam diri manusia. Sedangkan mengajar merupakan
usaha pemberian bimbingan kepada siswa untuk belajar.
Dalam
upaya mencapai tujuan pembelajaran, yang akhirnya diharapkan mampu bermuara
pada tercapainya tujuan pendidikan nasional, maka kegiatan-kegiatan yang
menunjang pembelajaran harus ditekankan. Agar guru mampu melaksanakan tugasnya
secara profesional, guru memerlukan suatu wawasan yang mantap tentang kegiatan
belajar-mengajar. Seorang guru harus mengetahui dan memiliki gambaran secara
menyeluruh mengenai bagaimana proses belajar-mengajar itu terjadi serta
langkah-langkah apa yang perlu dilakukan sehingga tugas-tugas keguruannya bisa
dilakukan dengan baik dan mendapat hasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Dalam
perencanaan pembelajaran dimulai dari pemilihan pendekatan, strategi, metode,
teknik, dan model pembelajaran yang disesuaikan dengan materi pelajaran,
peserta didik, dan juga kondisi dalam kelas. Pembelajaran akan efektif dan
efisien apabila pemilihan beberapa hal tersebut sesuai dengan
pertimbangan-pertimbangan yang saya sebutkan, selain itu juga kemampuan guru
dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Ukuran keberhasilan
belajar dan pembelajaran terletak pada seberapa banyak materi pembelajaran yang
telah diserap dan disimpan oleh pembelajar.
Belajar
merupakan suatu proses perubahan. Sehingga dalam mewujudkan hasil yang akan
diperoleh dalam belajar nanti pasti akan ada masalah-masalah yang akan terjadi.
Kesulitan dalam belajar ini merupakan suatu gejala yang kelihatan dalam
berbagai jenis pernyataan (manifestasi). Karena guru bertanggung jawab terhadap
proses belajar-mengajar, maka ia harus memahami manifestasi gejala-gejala
kesulitan belajar. Pemahaman ini merupakan dasar dalam usaha memberikan bantuan
kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Seorang guru diharapkan
mengetahui siapa siswa yang bermasalah dalam belajar serta jenis masalah apa yang
dihadapinya. Selanjutnya, guru dapat melaksanakan tahap berikutnya, yaitu
mencari sebab-sebab terjadinya masalah yang dialami siswa dalam belajar untuk
segera diatasi.
Strategi
dan metode belajar-mengajar yang paling banyak dibicarakan dalam buku ini yaitu,
Ekspositori (mengarah pada penyampaian isi pelajaran siswa secara langsung),
Discovery (menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui proses mentalnya
sendiri), dan inkuiri (bertujuan untuk membangun kecakapan-kecakapan
intelektual yang berkaitan dengan proses-proses berpikir reflektif).
Pembahasan
terakhir mengenai keberhasilan dalam belajar-mengajar. Keberhasilan
pembelajaran, mengandung makna ketuntasan dalam belajar dan ketuntasan dalam
proses pembelajaran. Artinya, belajar tuntas adalah tercapainya kompetensi yang
meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap atau nilai yang diwujudkan dalam
kebiasaan bepikir dan bertindak.
Keunggulan Buku :
1. Dalam
buku ini penggunaan bahasa dan penjabaran materi ke dalam susunan bab-babnya
saling berkaitan, detail, jelas, runtut dan menarik untuk di simak;
2. Kronologis
dalam pengertian, penjelasan, tujuan dan pemecahannya seperti satu kesatuan
yang tidak hanya puas jika berhenti pada bab tertentu;
3. Beberapa
pendapat pakar pendidikan yang disajikanpun membuat pengertian dan pembahasan menjadi
semakin variatif dan menarik;
4. Adanya
istilah asing dalam bahasa Inggris dan disertai dengan artinya dalam bahasa
Indonesia, sehingga memudahkan pembaca untuk lebih memahami secara mudah. Serta
semakin bertambahnya wawasan pembaca mengenai kosakata berbahasa inggris;
5. Banyaknya
kata-kata motivasi atau sering disebut pepatah, yang diselipkan penulis dalam
beberapa pokok pembahasan;
6. Bahasa
yang digunakan merupakan bahasa populer dan komunikatif sehingga tidak terlalu
sulit untuk dipahami oleh pembaca;
7. Buku
ini sudah memenuhi sebagai prasyarat buku yang baik karena ejaan yang digunakan
sudah memenuhi standar Ejaan Yang Disempurnakan ( EYD );
8. Dalam
buku ini, juga disebutkan mengenai pengetahuan dan informasi tentang berbagai
macam buku yang memiliki karakteristik yang sama.
Kelemahan Buku :
1. Dalam
memaparkan metode-metode pembelajaran tidak ada contoh-contoh nyata yang dapat
dianalisa pembaca sehingga hanya terkesan pemaparan teoritis saja;
2. Dalam
penulisan tidak ada penjelasan dalam bentuk gambar, diagram ataupun peta konsep
seperti skema jadi mudah membuat orang yang membaca menjadi bosan;
3. Penjelasan
mengenai suatu pokok permasalahan sering di ulang-ulang. Misalnya, ketika di
awal pembahasan sudah dijelaskan, lalu penjelasan mengenai hal tersebut diulang
kembali di bab berikutnya;
4. Buku
ini tidak dilengkapi dengan rangkuman dari masing-masing bab sehingga pembaca
sulit untuk membuat kesimpulan dari apa yang dibahas dari buku tersebut;
5. Di
awal pembahasan tidak dituliskan pendahuluan, sehingga menyulitkan pembaca
dalam memahami konsep awal mengenai isi buku secara keseluruhan.
6. Dalam
buku ini tidak disertakan biografi penulis atau sedikit ulasan tentang penulis,
dan di referensi internetpun juga tidak tersedia. Sehingga pembaca tidak mengetahui
secara jelas mengenai siapa sebenarnya tokoh penulis dalam buku tersebut.
Tinjauan Bahasa :
Bahasa yang
digunakan dalam buku ini merupakan bahasa yang populer dan komunikatif.
Kata-katanya pun menggunakan kata-kata yang umum atau lazim digunakan dalam
bahasa sehari-hari sehingga pembaca lebih mudah untuk memahami isi buku ini.
Selain itu, bahasa asing juga sedikit digunakan dalam buku ini, seperti bahasa
inggris yang ikut diselipkan dalam beberapa kata. Namun keberadaan bahasa asing
tersebut tidak menyulitkan pemahaman terhadap pembaca, karena setiap istilah
atau bahasa asing yaitu bahasa inggris sudah disertai dengan artinya.
Adanya Kesalahan Cetak :
Kesalahan
cetak dalam penulisan buku ini tidak cukup banyak. Mungkin pada halaman 106,
terdapat kesalahan cetak mengenai pengetikan atau penulisan paragraf yang tidak
padu terlihat sangat menonjol. Kemudian pada halaman 79 dan 248, juga terdapat
kesalahan cetak mengenai huruf yang tidak ada atau tidak lengkap dalam sebuah
kata. Mengenai sampul, mungkin akan lebih menarik jika disertai dengan sebuah
gambar tertentu yang berkaitan dengan isi buku.
PENUTUP :
Buku ini merupakan
salah satu buku yang sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan serta wawasan
kita, terutama tentang bagaimana strategi belajar-mengajar yang baik dan
efektif. Dalam buku ini penggunaan bahasa dan penjabaran materi ke dalam
susunan bab-babnya saling berkaitan, detail, jelas, runtut dan menarik untuk di
simak, sehingga tidak menyulitkan pembaca dalam memahami maksud dari isi buku.
Selain itu, juga banyak terdapat motivasi-motivasi, pendapat dari pakar-pakar
pendidikan, bahasa asing yang disertai dengan artinya dalam bahasa Indonesia
dan juga penggunaan bahasa yang sangat populer dan komunikatif sehingga tidak
menyulitkan pembaca dalam memahami isi buku. Namun kekurangannya terletak pada
pembahasan yang sering di ulang-ulang dan pada awal pembahasan tidak disertai
pendahuluan sehingga menyulitkan pembaca dalam mengetahui konsep dasar isi buku
tersebut. Seharusnya penulis lebih memperhatikan hal tersebut, demi
kesempurnaan isi buku dan lebih memperhatikan tentang kesalahan dalam
pencetakan yang meliputi pengetikan huruf dan penulisan paragraf yang tidak
padu.
Dengan
demikian, melihat pentingnya sebuah pengetahuan dan segala konsep dalam belajar-mengajar,
buku ini sangat penting dan bermanfaat untuk dibaca oleh semua pembaca pada
umumnya, khususnya guru, dosen, mahasiswa, praktisi, profesional dan khalayak
umum yang berkecimpung dalam dunia pendidikan.
Sekian, semoga bermanfaat !!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen yahh :)