Untaian
rindu jemari langit “part II”
Di tengah teriknya sang surya
Di telan ulaman air kehidupan
Tak peduli badai menerjang diri
Menepis kelamnya hidup penuh caci
Tertindas, terbelakang, dan tak seorangpun perduli
Tak ada torehan dari penguasa bumi pertiwi
Adilkah ini?
Untuk kaum bawah negeri ini
Maraknya peristiwa kecil pembawa derita
Semakin merajalela mempermainkan negara
Korupsi, kolusi, nepotisme dimana-mana
Itukah kesejahteraan yang sesungguhnya?
Untaian rindu jemari langit
Terurai bebas kesudut bumi
Meminta keadilan tak tersingkir lagi
Binti riska NA



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen yahh :)