Kamis, 13 Maret 2014

selamat satu tahun sayang :*


Cinta Dan Luka Yang Pernah Tercipta



Masih ku ingat jelas di benakku semua tentang kita. Dahulu banyak cerita antara aku dan kamu. Tak ada caci dan maki. Tak ada luka yang dalam seperti ini. Tak ada air mata yang membasahi pipi hampir setiap hari. Semuanya sempurna saat aku masih menjadi milikmu dahulu. Kamu selalu menjadikanku nomor satu. Kau jadikan aku manusia  paling bahagia di dunia ini. Setiap detik waktu kamu selalu ada bersamaku. Namun sekarang, kemanakah kamu yang dahulu sangat ku kagumi? Dimanakah sosok dirimu yang begitu kucintai? Mengapa tak ku temukan lagi kenyamanan saat kita bersama? Apa mungkin sebuah cinta yang begitu cepat kau utarakan semuanya telah lenyap. Akupun semakin tak mengerti sayang. Kau buatku diam seribu bahasa.

Ku tau cinta datang tanpa sebuah rencana. Tanpa ucapan permisi lalu hadir begitu saja. Itulah keindahannya yang tiba-tiba namun istimewa. Akupun demikian. Aku tak mampu menjelaskan mengapa ku bisa jatuh hati padamu. Tak ada kata-kata yang dapat mendeskripsikan. Yang kurasakan ada semangat luar biasa dalam diriku. Dan itu karenamu sayang. Kamu alasanku selalu tertidur pulas setiap malam dengan genggaman handphone ditanganku. Kamu alasanku tersenyum lagi saat mulut tak mampu untuk tersenyum. Kamu alasanku menangis hebat saat melihatmu terluka dan tersakiti. Kurasa tak ada yang aneh memang. Semua itu tercipta karena sebuah rasa yang sangat istimewa – CINTA.

Dahulu. Semua sangat manis. Kamu sosok pria yang berbeda. tak ada amarah dalam jiwa. Tak ada rasa benci yang kaubiarkan memangsa hatimu begitu saja. Tak ada sifat acuh yang luar biasa. Tetapi kini kau berubah. Kamu yang dahulu bukanlah yang sekarang. Jadi banyak tingkah dan amarah yang tercipta tanpa sebuah alasan. Kamu semakin tak memperdulikanku lagi ada didekatmu. Kau pikir aku siapa? Semakin lama kau perlakukanku seenaknya. Aku manusia biasa yang punya perasaan sayang. Bisa tersakiti. Punya rasa kecewa dalam hati. Jika aku memang tak berharga lagi jangan biarkan aku terlalu mencintaimu lagi.

Kau tau dahulu. Tentu, kau yang paling mengerti aku. Aku bukanlah sosok wanita yang mudah menitikkan air mata. Bahkan menangispun aku tak biasa. Namun sekarang, hal itu terlalu mudah ku lakukan. Dan semua itu terjadi karenamu. Karena kau pria yang sangat kukagumi yang pernah menghapus luka dalam hatiku dan mampu menumbuhkan tawa dalam hari-hariku. Dan kaulah pria yang juga mampu membuatku terjerat luka yang sama bahkan mungkin lebih dalam. Kamu hebat, sekaligus kau mampu menciptakan dua hal itu untukku. 

Terimakasih atas cinta dan luka yang pernah kamu berikan untukku. Selamanya, dua hal itu tak akan mungkin aku lupakan. Aku tak pernah menyesal mengenalmu. Aku tak pernah menyesal pernah mencintaimu. Biarlah semua terbungkus kenangan. Abadi didalam sejarah hidupku. Biarlah waktu yang kian menghapus namamu dihatiku. Biarlah waktu yang menghantarkanku pada masa depan yang lebih indah. Selamat satu tahun setelah perpisahan kita sayang. Aku masih bisa bahagia disini meski tanpamu. Melainkan bersama orang-orang yang lebih menyayangiku melebihi kamu yang dulu.

Terimakasih cinta kau ajarkan aku banyak hal yang tak ku tau sebelumnya. kau ajarkan aku untuk lebih menghargai hidup dan kehidupanku. Karena kamu aku pernah merasakan bahagia dan kecewa. Sungguh karunia Allah yang tak ternilai harganya.


Untukmu
Mantan kekasihku
Yang pernah jadi bagian penting dihidupku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jangan lupa komen yahh :)

Standard API (American Petrolum Institute)

  Oleh: Kivan Agung API yang merupakan singkatan dari American Petrolium Institute merupakan sebuah kode standar yang menentukan kualitas ol...