Cinta
Dan Luka Yang Pernah Tercipta
Masih ku ingat jelas di benakku semua tentang kita. Dahulu
banyak cerita antara aku dan kamu. Tak ada caci dan maki. Tak ada luka yang
dalam seperti ini. Tak ada air mata yang membasahi pipi hampir setiap hari.
Semuanya sempurna saat aku masih menjadi milikmu dahulu. Kamu selalu
menjadikanku nomor satu. Kau jadikan aku manusia paling bahagia di dunia ini. Setiap detik
waktu kamu selalu ada bersamaku. Namun sekarang, kemanakah kamu yang dahulu
sangat ku kagumi? Dimanakah sosok dirimu yang begitu kucintai? Mengapa tak ku
temukan lagi kenyamanan saat kita bersama? Apa mungkin sebuah cinta yang begitu
cepat kau utarakan semuanya telah lenyap. Akupun semakin tak mengerti sayang.
Kau buatku diam seribu bahasa.
Ku tau cinta datang tanpa sebuah rencana. Tanpa ucapan
permisi lalu hadir begitu saja. Itulah keindahannya yang tiba-tiba namun
istimewa. Akupun demikian. Aku tak mampu menjelaskan mengapa ku bisa jatuh hati
padamu. Tak ada kata-kata yang dapat mendeskripsikan. Yang kurasakan ada
semangat luar biasa dalam diriku. Dan itu karenamu sayang. Kamu alasanku selalu
tertidur pulas setiap malam dengan genggaman handphone ditanganku. Kamu
alasanku tersenyum lagi saat mulut tak mampu untuk tersenyum. Kamu alasanku
menangis hebat saat melihatmu terluka dan tersakiti. Kurasa tak ada yang aneh
memang. Semua itu tercipta karena sebuah rasa yang sangat istimewa – CINTA.
Dahulu. Semua sangat manis. Kamu sosok pria yang berbeda. tak
ada amarah dalam jiwa. Tak ada rasa benci yang kaubiarkan memangsa hatimu
begitu saja. Tak ada sifat acuh yang luar biasa. Tetapi kini kau berubah. Kamu
yang dahulu bukanlah yang sekarang. Jadi banyak tingkah dan amarah yang
tercipta tanpa sebuah alasan. Kamu semakin tak memperdulikanku lagi ada didekatmu.
Kau pikir aku siapa? Semakin lama kau perlakukanku seenaknya. Aku manusia biasa
yang punya perasaan sayang. Bisa tersakiti. Punya rasa kecewa dalam hati. Jika
aku memang tak berharga lagi jangan biarkan aku terlalu mencintaimu lagi.
Kau tau dahulu. Tentu, kau yang paling mengerti aku. Aku
bukanlah sosok wanita yang mudah menitikkan air mata. Bahkan menangispun aku
tak biasa. Namun sekarang, hal itu terlalu mudah ku lakukan. Dan semua itu
terjadi karenamu. Karena kau pria yang sangat kukagumi yang pernah menghapus
luka dalam hatiku dan mampu menumbuhkan tawa dalam hari-hariku. Dan kaulah pria
yang juga mampu membuatku terjerat luka yang sama bahkan mungkin lebih dalam.
Kamu hebat, sekaligus kau mampu menciptakan dua hal itu untukku.
Terimakasih atas cinta dan luka yang pernah kamu berikan
untukku. Selamanya, dua hal itu tak akan mungkin aku lupakan. Aku tak pernah
menyesal mengenalmu. Aku tak pernah menyesal pernah mencintaimu. Biarlah semua
terbungkus kenangan. Abadi didalam sejarah hidupku. Biarlah waktu yang kian
menghapus namamu dihatiku. Biarlah waktu yang menghantarkanku pada masa depan
yang lebih indah. Selamat satu tahun setelah perpisahan kita sayang. Aku masih
bisa bahagia disini meski tanpamu. Melainkan bersama orang-orang yang lebih
menyayangiku melebihi kamu yang dulu.
Terimakasih cinta kau ajarkan aku banyak hal yang tak ku tau
sebelumnya. kau ajarkan aku untuk lebih menghargai hidup dan kehidupanku.
Karena kamu aku pernah merasakan bahagia dan kecewa. Sungguh karunia Allah yang
tak ternilai harganya.
Untukmu
Mantan kekasihku
Yang pernah jadi bagian
penting dihidupku
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen yahh :)