TENTANG KITA
Malam
yang hangat. Suara angin yang terdengar gemuruh ditelingaku. Serta alunan lagu
yang membuatku gundah tak menentu. Entah mengapa tiba-tiba aku teringat sebuah
hal tentang aku dan dirinya yang kini semua kisah indah itu tlah terbungkus
kenangan. Sejak pertama kali kita bertemu. Aku tak pernah menyangka akan ada
kisah indah yang terjadi diantara kita. Kau yang aku kenal ternyata tak seperti
yang ku fikirkan. Di balik sikap cuekmu itu tersimpan banyak misteri yang
selalu membuatku penasaran. Penasaran untuk lebih jauh mengenalmu.
Hari
demi hari kita lalui. Hingga berganti bulan. Memang, tak dapat di bohongi ada
perasaan suka dalam hati kecilku. Tapi aku tak pernah berfikir apalagi berharap
memilikimu. Tapi Tuhanlah yang menyatukan kita. Dan hari itu merupakan hari
bersejarah di hidupku. Hari yang menumbuhkan kebahagiaan yang luar biasa
untukku. Ternyata cintaku tak bertepuk sebelah tangan. Karena baru ku tau
ternyata kau juga menyukaiku. Oww benar-benar tak pernah ku bayangkan
sebelumnya. Akhirnya sekarang kau menjadi milikku.
Berawal
dari hari itu kau mulai menunjukkan bagaimana dirimu yang sesungguhnya. Akupun
demikian. Sampai beberapa bulan kemudian. Huhu membuatku mengangis sungguh tak
tertahan lagi. Aku tak pernah tau. Dan aku baru tau keadaanmu separah itu.
Kanker yahh bukanlah hal sepele. Tapi mengapa kau tak pernah memberitahuku
tentang penyakitmu. Kau tau aku terlihat begitu bodoh. Sampai hal sepenting itu
aku tak tau. Jika Tuhan mengizinkan biarlah aku yang menggantikan posisimu saat
itu. Begitu menyakitkan. Aku tak bisa berbuat apapun. Yang ku bisa Cuma berdo’a
dan memohon semua itu akan berakhir.
Sungguh
terlalu menyakitkan untuk mempercayai semua ini. Apalagi saat melihat
penyakitmu kambuh. Hatiku seakan teriris pisau yang begitu tajam. Hingga butuh
waktu yang lama untuk menyembuhkan luka ini.
Semakin
lama kaupun semakin terlihat berbeda. Aku tak tau mengapa. Kau yang ku kenal
sekarang tidak seperti kau yang ku kenal dulu. Kini aku seperti orang lain
bagimu. Aku semakin takut kehilanganmu. Kau berubah.
Aku
merasa kita semakin jauh. Ternyata ini bukan mimpi. Dalam hati aku terus
bertanya-tanya. Mungkin kau menjauhiku karna kau sudah tak inginkan aku lagi
menjadi kekasihmu. Atau mungkin? Kau tak ingin aku merasakan sakit lagi karena
penyakitmu itu? Entahlah apa yang dia inginkan aku tak mengerti. Sampai pada
suatu hari tiba-tiba kau putuskan aku. Mengapa? Aku terus bertanya mengapa? kau
tak pernah memberikanku alasan yang jelas. Hati ini hancur. Kisah indah itu
menjadi suram.
Tarakhir
kau ucapkan kata ‘bukan karna hati kita jauh, tapi tempat kita terlalu jauh.
aku sayang kamu. Jika jodoh suatu saat kita pasti ketemu’. Dan itu semakin
membuatku bingung. Sampai sekarang akupun masih tak mengerti. Dalam sekejab kau
menghilang. Akupun tak pernah tau bagaimana kabarmu sekarang. Hmmm. Tiba-tiba
air mata ini menetes perlahan membasahi pipi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa komen yahh :)